KARRAM

February 8, 2010

lapisan? lebih!

Filed under: слово — dila @ 04:55

dia hilang, sebagaimana yang lainnya hilang. apa aku akan terus begini; ditinggal dan hambar di sekujur tubuhku. hanya bau nikotin yang tertinggal.
silahkan memakan coklat manis dariku. aku hampir muak denganmu. nikmati pahitnya ini semua. aku sudah bersiap dan sehat kembali seperti sedia kala dimana matahari tidak akan pernah usai ketika aku tertidur besok.
aku dimakan mesin waktu olehmu terbawa ke masa masa terakhir dalam hidupku dan ini semua seperti gemintang yang tidak pernah usai terbang kesana kemari tapi itu sudah lama berlalu seperti jutaan tahun yang lalu.
siaga-siaga akan global yang menepis panas membakar mulut dan jantungku tertusuk.

(Januari 15, 2010)

tanggalnya hilang

Filed under: 1 — dila @ 04:21

selamat siang,
semoga hari bukan hari yang membuat kuekue terancam terbakar. aku lelah sekali menghadapi tingkahku. aku tidak sanggup berjalan. matahari bersinar agak terang siapkan dunia penuh titik keberangkatan entah kemana. kau yang janjikan dan tunggu disana. sampai keringat hilang dan berhenti diam untuk datangkah dorongan yang kau cari di masa silam bersama renunganrenungan yang sedikit menyumbangkan alat serta sarapan terindah yang hampir tidak kumiliki.

hujan di bulan desember

Filed under: слово — dila @ 04:13

Kita mencari dan selalu mencari dimanakah telapak terbuka itu sehingga kita bisa bergenggaman. aku tidak sedang ingin menghabiskan rasa malam ini hanya dengan sekali hirup, aku mau yang lebih karena aku merasa senang berada di sekitarmu sejak sehabis hujan di bulan desember. aku selalu menanti dan mencari cari cara untuk mendaki gunung itu. aku hilang kendali dan selalu ingin bermimpi dengan tangan segenggam denganmu, menyatu dann sudah lupakan segala yang membuat terbang kita terasa berat. aku ingin selalu tertawa denganmu dari matahari terbit hingga terbenam.

(Feb 06, 2010)

January 20, 2010

#002

Filed under: слово — dila @ 02:15

sekolah itu impiannya. aku pun begitu adanya. tapi surga tak sering datang kesana. singgah sedikit pun tidak. matahari juga jarang.
aku terlihat jarang makan. aliran kabel sulit terjangkau. apa yang kau pikirkan tentangku. aku tidak siap akan hari hari di belakang sana. siaga itu temannya siapa? siapapun bisa jadi saudaranya.
aku melihatmu menjelang waktu mencari sedikit cahaya matahari terdalam di kegundahan seperti mataku yang sayu. tercuci oleh air mata. siang itu siapa pun bisa menjadi malam. dunia ini begitu siap siaga.
aku pencinta alam dan presiden di dalam negeri sendiri. negara itu siapa, keluarga adalah benderaku yang sedikit sobek dan agak luntur dimainkan oleh sang tiang yang karatan. aku tidak yakin dimana berdiri berpijak. di bawah ada kegelapan menggapai-gapaikan tangannya mencoba menyeretku ke dalamnya.
uang receh tak mampu bayarkan tembus diriku. tabungan sudah selesai, tidak pecah tapi tamat dan penampilanmu aku masih diragukan.
siapa yang berdiri diambang pintu pintu itu. aku buka yang satu. tapi dia tidak ada. aku terjerat oleh kabel di siang bolong. dan ketika kepala pening, kau sudah tidak ada.

January 10, 2010

http://bukanengkau.wordpress.com/2010/01/10/89/

Filed under: слово — dila @ 05:07

kalau waktu terasa sangat cepat berjalan gini, saya mungkin lebih baik bersembunyi di kolong tempat tidur saja. saya takut tibatiba segala sesuatu berjalan tidak seperti biasanya. misalnya jikalau tibatiba saja orang yang biasa kita temua menghilang dan tidak akan pernah kembali. bukan bukan. tidak tepat untuk dikatakan menghilang. lebih tepatnya pergi. apakah tidak menyedihkan jika seseorang yang biasa kita lihat tibatiba menghilang dan tidak dapat kita lihat lagi..
tapi saya berbohong kalau saya takut. iya saya berbohong. karena sejujurnya saya tetap akan berjalan sebagaimana biasanya walau biasa itu tibatiba menjadi luar biasa. saya berbohong. sudah beberapa kali hal hal yang tidak biasa menjadi biasa dikemudian hari ketika saya berjalan dan berjalan saja. dunia ini berputar dan kita berjalan.
saya tidak takut. saya tidak takut lagi. tidak. saya bukan tidak takut lagi. tapi saya tidak takut. saya berharap saya tidak takut sampai tiba giliran saya yang menjadi tidak biasa.

January 7, 2010

Filed under: 1 — dila @ 19:01

kemana kah ia pergi

January 6, 2010

Goodbye and see you soon ….. .

Filed under: слово — dila @ 00:24

diam dan tersenyum
putih dan dingin
Ia terlihat lebih muda dari biasanya
dan kami mengucapkan selamat tinggal kepadanya…

(Jakarta, Januari 04, 2010)

January 4, 2010

uang receh

Filed under: слово — dila @ 11:00

saya bangun di pagi hari,
dan agak merasa waktunya sudah habis.

kemudian saya merasa harus segera
membeli tabungan uang receh.

going through you

Filed under: ARTWORK — dila @ 05:37

Three of four image are my final project. The artwork which titled “and the eye see the world spinning around” is not my final project, but still my education artwork.

live in my mouth, stands with my tooth

Filed under: слово — dila @ 05:07

bersembunyi di dalam waktu,
aku dimakan oleh mu

Older Posts »

Blog at WordPress.com.